special times

Blog EntrySebuah CurhatJun 18, '08 1:59 PM
for everyone

Orang Bodoh Sedunia

 

Silahkan sebut aku orang bodoh. Tapi yang pasti aku melakukan yang kuanggap bisa membantuku menjalani hari. Ini tentang Ran. Kamu bisa memanggilnya Ran atau nama aslinya : Fisca.

            Gadis yang sedang menjalani kuliah di Fak. Hukum USU ini adalah kekasih hatiku. Cwe tercantik yang pernah kukenal. Paling baik dan pengertian. Pintar dan ramahnya juga. Kuakui ada beberapa nama juga yang sempat menghias hatiku. Tapi, tetap nama Fisca ngga bisa terhapus. Aku kadang memanggilnya Ran di dunia maya ini. Tapi, aku selalu memanggilnya Fisca di kenyataan. Karena aku suka Shinichi Kudo maka aku menyematkan nama Ran yang pacarnya Shinichi itu padanya. Agar senantiasa aku dan dia seperti layaknya Shinichi dan Ran.

            Beberapa waktu lalu, Fisca memutuskan untuk meninggalkanku. Katanya ini semua yang terbaik buat kami. Terutama aku! Satu hal yang tak bisa kuterima sampai sekarang. Ia tak pernah bisa meninggalkanku. Dari lima tahun waktu yang telah kami lewati, aku saja yang pernah meminta putus darinya. Bukan dia! Tapi, kali ini Fisca meminta putus dan kami jalani masing-masing.

            Aku tak bisa menerima kenyataan. Aku sempat frustasi. Aku ngga selera makan. Ngga bisa tidur dan segalanya. Aku berubah murung selama beberapa hari. Kebimbanganku selalu datang. Keraguanku membayangi malam. Sialnya aku ngga bisa berbuat apa-apa.

            Fisca menelpon berkali-kali. Mungkin ia pikir saat itu, tindakannya menelpon sedikit mengobati rinduku atau rindunya. Tapi, kenyataannya itu malah menyakitkanku. Aku mendengarnya bercerita tentang harinya yang padat. Aku mendengar cerita tentang perkembangannya bermain gitar. Dengan nada riang itu! Aku tak percaya kalau ia bisa senang menceritakan hal itu padaku, melalui telpon. Tapi, di sudut hatiku, aku juga yakin kalau dia tak ingin menunjukkan kegalauannya. Ia selalu begitu. Menyimpan. Begitulah aku mengenalnya.

            Aku tak bisa dan sempat kesal setengah mati akan keputusannya yang sepihak itu. Dalihnya untuk kebaikan kami berdua itulah yang sangat menjengkelkan. Aku menganggap bahwa yang terbaik buatku adalah bersama dia. Aku pernah menjalani pisah dengannya. Aku pernah menjalani jauh darinya. Dan hasilnya selalu buruk. Aku lupa makan. Tak bisa tidur. Sering melamun. Berbeda jika aku bersamanya. Aku tenang. Bersemangat karena ada yang menungguku setiap hari. Ceria karena ada yang merindukanku tiap detik. Dan nyaman karena ada yang dengan pengertiannya menerimaku apa adanya.

            Aku juga demikian. Aku memperlakukannya seperti apa yang diinginkannya. Aku tak mau lagi menyakiti perasaannya seperti yang pernah kulakukan dulu. Mencari hati yang lain. Tidak! Cukup Fisca untukku. Dan cukup Fisca saja! Dia malaikatku. Aku sangat mencintaimu, Fisca.

            Beberapa hari yang lalu pasca hubungan kami, ia datang meminta aku menyetem gitarnya yang dulu kubelikan saat Valentine. Aku menganggap itu hal konyol karena kesalku padanya. Aku sempat bermain gitar dan tak ingin melihatnya memainkan kunci-kunci yang dipelajari sejak putus denganku. Untuk apaku?

            Lalu berlanjut dengan rinduku yang teramat dalam akan kisah kami. Rinduku yang tak mengakui betapa aku sangat menyayanginya dan malah tertutup kesal dan terlihat seperti benci. Aku tahu kesalahanku itu. Sudah banyak dosa yang kulakukan padanya dan saatnya aku menerima akibat perbuatanku. Dan aku menyalahkan apa yang bisa saja kusalahkan. Jangankan orang, Tuhan juga! Betapa aku kehilangan Fiscaku.

            Kemarin aku mengajak dia ketemu dan ngobrol. Sebenarnya ada yang belum jelas dari keputusannya. Apakah ia memutuskan aku untuk selamanya atau ia masih memberikan aku waktu dan menjanjikan kami bersama-sama kembali? Itu semua harus dijelaskan karena aku tak mau digantung seperti itu. Kenapa digantung? Ya, tentu saja! Aku sudah diputuskan tetapi ia masih menelpon dan menjengukku. Aku sangat tak bisa melihatnya lagi dengan keadaan aku bukan siapa-siapanya lagi. Aku tak bisa menjadi temannya setelah aku merasakan menjadi pacarnya, lebih lagi! Kekasih hatinya. Yang ia ajak bersama dalam mimpi, dalam sedih, luka, tawa dan semuanya.

            Fisca ngga bisa putuskan apakah aku sudah tak mungkin lagi menjadi kekasihnya di waktu yang akan datang. Aku katakan padanya. Aku sanggup menunggunya asalkan ia pasti kembali. Berapa tahun pun itu! Katanya dia akan terlalu kejam jika memberikanku janji tak pasti. Jadi, timbullah jadinya pertanyaanku. Apa sebenarnya yang mempengaruhi keputusannya pergi dariku dan melepas semua mimpi kami.

            Fisca menceritakan apa yang selama ini ia rahasiakan dariku. Tentang perasaan bersalahnya saat melepasku dari seseorang. Tentang kakakku yang memilih mengecewakan kami berdua. Tentang orang di rumahnya. Dan dia sendiri! Hal yang sangat kubenci. Aku membenci semua rahasia yang nyatanya membuatku melongo di akhir cerita. Ia merahasiakan masalah perasaan sepenting itu dan menahannya sendiri. Aku paling tidak suka kalau Fisca merasa hebat dan tangguh untuk menghadapi masalah tu sendirian. Aku selalu katakan padanya. Kita jalan sama-sama. Berpegangan bersama dan selalu bersama.

            Tapi, ia mengecewakanku. Aku katakan atau lebih tepatnya aku berikan dia pilihan : menerimaku saat itu atau aku diminta menunggunya. Menunggupun aku langsung berikan syarat bahwa dia pasti kembali. Karena Fisca sempat mengatakan bahwa terbersit pikirannya untuk tidak menjalin hubungan asmara dengan siapapun. Bahkan sudah terpikir dia bahwa tidak ingin menjalani yang namanya pernikahan dan keluarga.

            Ia merugikan aku. Aku sudah merancang sebuah rumah kayu untuknya. Mempersiapkan nama putra-putri kami nantinya. Meyakinkan dia bahwa hanya ada satu wanita di dunia ini yang kucinta. Semuanya! Ia malah memupus harapanku.

            Aku sudah kacau dan mau mati saja. Karena kupikir aku ga kuat menjalani itu. Aku ga kuat menjalani semuanya sendirian. Aku sudah terlanjur sayang padanya dan sangat terlanjur. Kakiku bergetar mendengar kalimatnya, “Kita ngga mungkin bisa bersama lagi”. Dan segenap ruang di dadaku tak karuan. Aku tak tenang dan ingin berlari atau berguling-guling di tanah. Aku ingin menghempaskan tubuhku. Aku tergolak dan nafasku juga memburu. Fisca menangis tapi aku, sama sekali tak bisa menitikkan air mata. Ternyata, Fisca sempat berpikir kalau kami sudah tak mungkin bersama lagi.

            Itu sungguh jauh dari pikiranku. Walaupun aku sakit sebelum pertemuan itu, walaupun aku tak bisa makan, kurang tidur, murung dan tak bersemangat karena putus dengannya, aku tak hilang pengharapan bahwa dia akan kembali padaku. Tapi, dia sudah bilang seperti itu. Tentang ketidakmungkinan. Dengan kata lain, Fisca sudah memikirkan itu dan pasti akan diupayakannya agar terlaksana.

            Aku mengemis cinta padanya. Aku memohon dengan segala janji padanya. Kuucapkan bahwa aku tak butuh rokok lagi. Aku mau memotong rambut gondorngku agar kelihatan rapi. Aku mau pergi ke gereja bersamanya. Aku mau membiarkan dia sbuk dalam organisasinya. Aku berjanji hanya ada satu gadis di hatiku sampai mati. Dan itu adalah dia. Semuanya! Aku mengemis cinta usang itu di hadapannya.

            Namun, ia sudah bulat tekad dan tak menerima apapun lagi. Hatinya sudah tertutup tapi Fisca masih sempat mengatakan kalau semua itu dia lakukan adalah untuk kami. Dan ia masih sayang padaku, pengakuannya.

            Kupikir aku harus melakukan apapun demi mempertahankan cintaku kali ini. Apapun itu. Lalu aku terpikir untuk menjadi orang paling bodoh sedunia. Kukatakan padanya, kalau aku menunggu sampai kapanpun.

            “Ya, aku tunggu kau sampai kapanpun. Walau ngga pasti, Fisca,” kataku.

            Ia terhenyak dan air matanya mengalir. Fisca ga bisa berkata apa-apa. Kululuhkan egoku dan membiarkannya larut dan belajar untuk hari depan. Aku juga katakan padanya dan pastinya dia juga tahu, bahwa aku sangat menyayanginya. Aku katakan itu. Ia sempat bilang kalau aku bodoh. Kenapa mau menunggu yang tak pasti. Aku dengan pede dan sombong menjawab, “ngga ada orang yang mau mengambil risiko kayak aku, Fisca. Mereka mengambil tindakan logika. Tapi, aku bangga dengan tindakanku nunggu kau. Walau ga pasti. Kelak, aku bisa bilang sama siapa saja, kalo aku bisa setia walau akhirnya ga bahagia.”

            Fisca mengataiku bodoh. Ya, aku memang bodoh. Demi cintaku aku rela dianggap bodoh. Demi Fisca, aku bangga disebut bodoh. Setidaknya dia tahu, bahwa aku menunggunya. Dan tentunya aku tak ingin dikecewakan dalam arti, kami sama-sama mengerti apa tujuanku menunggunya. Ya, aku menunggunya untuk kembali bukan pergi. Dan jika suatu saat ternyata dia tak kembali, berarti sampai disitulah ternyata asa yang telah kami janjikan.

            Aku memilih menjalani kehidupanku secara normal. Tapi aku tak mencari pacar lain. Padahal, Fisca mengatakan kalau aku berhak mencari yang lebih baik. Tapi, kukatakan dengan dingin. Aku tahu kalau yang terbaik untukku itu adalah kau. Untuk apa aku mencoba yang lain. Ia tersipu. Senyumnya kembali.

            Jadi, kalo dia? Kalau Fisca pacaran lagi? Huh! Tak sedikitpun pikiran itu muncul di otakku. Aku tak punya pikiran bahwa Fisca bisa mencari hati yang lain karena selama 5 tahun ini, hatiku yang berhasil menerimanya apa adanya. Aku percaya itu.

            Sekarang aku menunggunya. Entah sampai kapan aku tak tahu. Tapi, setidaknya perasaanku tak kacau lagi. Dan aku bangga karena aku bersedia dan sanggup menunggu. Akan kubuktikan bahwa cintaku tak lekang dimakan waktu. Sekalipun waktu kami sudah tipis nantinya. Dan sampai saat itu juga dia juga belum kembali, aku masih rela menunggu untuknya. Untuk membuktikan seberapa mampunya aku menjadi gila dan menjadi orang terbodoh hanya untuknya.

Fisca, Aku Menunggumu Kembali

 

 

Herry, 04.190608.00.57

           


Blog EntrySebuah CatatanJun 17, '08 9:08 AM
for everyone

Yang Kuat

 

Genggaman kita erat

Sangat erat karena jemari kita melekat

hanya dua telapak yang mampu melepasnya

Kau dan aku

 

Ikatan kita kuat

Sangat kuat karena hati kita dekat

hanya ada dua hati sanggup memisahnya

Kau dan aku

 

Tak peduli terik dan beku

Tak peduli caci yang pilu

Kita tetap menyatu

 

Dan tadi

….

kau lepas genggamanmu

 

Christ

02.170608.20.05


Blog Entryasal ajaJun 11, '08 7:33 AM
for everyone
ga penting siy
Attachment: cbox.html

Blog EntryAhak...Hak...Hak... Saling Menjatuhkan mode : ONMay 16, '08 2:32 AM
for everyone
Setelah isu AXIS menyebar, kini isu berikutnya muncul. Siapakah yang menang dalam aksi saling menjatuhkan ini?
Hehehehe

new HOAX for today (just for fun) : pro XL adalah kartu setan, lambang X berarti lambang salib yang dipatahkan. L = Lucifer, pemimpin gereja setan tertinggi. jadi PRO-XL adalah PRO-SATAN = ANTIKRIS!, HANCURKAN KARTU2 ITU, siram dengan air suci!!! ikanasinz: "INDOSAT adalah provider SETAN, INDO-SAT, SAT diambil dari "SATAN", jika hp anda muncul provider id SAT-C maka artinya adalah SATAN SEE atau SETAN MELIHAT.. HANCURKAN KARTU2 ITU, ANTIKRIS, BERITAHU TEMAN2 ANDA Kalo pake three juga setan !!! alasannya kenapa ? petrus menyangkal Tuhan 3 kali.. 3 = THREE kalo GSM= Gabungan Setan Mejeng kalo CDMA apa ya?? Cetan Di Mana Aja kali yee jadi intinye jangan pake kartu apa2,setan smua... Karna apa ?? Ngabisin duit.... jadi beli pulsa mulu.... Huehehehehehehe

Blog EntryDi WarnetMay 13, '08 10:25 AM
for everyone

Di Warnet


Mendung. Musim hujan tampaknya memang jadi datang. Dan beberapa hari yang lalu telah turun hujan dan membasahi kotaku. Medan yang panas!

Aku masih duduk di depan komputer dengan tenang. Lantunan lagu One Last Breath yang sangat kugemari itu ku-play lagi melalui winamp. Sementara mereka tidak keberatan.

Seorang pria paruh baya berpakaian necis masuk ke ruangan dan menuju tempatku duduk. Ia berdiri di belakang monitor 15 inch-ku. Sambil membuka kacamata hitamnya ia bicara dengan agak berbisik.

“Dek, ada film?” tanyanya.

Film? Oh, maaf, Pak. Kami tidak menyediakan itu disini,” jawabku seramah mungkin. Dia tersenyum, namun tetap tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Lalu, ia berlalu dan duduk di depan komputer nomor 6. Tepat di hadapanku. Lalu muncul username di monitorku melalui aplikasi billing. Dodolz, itu username bapak tadi.

Hari bertambah gelap. Beberapa menit kemudian dua orang pelajar SMU masuk ke ruangan. Mereka masih mengenakan seragam dan langsung menyapaku yang menaikkan sebelah alis menyambutnya.

“Bang! Ada nyimpan film ga?” tanya salah seorang dari mereka sambil cengengesan. Sementara yang satu lagi melihat kesekeliling.

“Ngga ada, Dek,” jawabku dengan agak menyesal. Mereka diam dan sambil berpandang-pandangan.

“Kalo situsnya, Abang tahu?” tanyanya lagi tak putus asa.

“Hmm, cari aja di google. Pasti ketemu!” usulku. Lalu mereka berlalu dari meja operator menuju komputer 17. Komputer paling ujung dan tepat di sudut ruangan. Beberapa detik kemudian, username mereka muncul di layar monitorku : rocky.

Kusibukkan diri mengetik cerpen yang ingin kuposting di blog pribadiku. Kadang aku kesal juga karena user mengganggu konsenstrasiku saat menuangkan ide.

30 menit berlalu aku berkutat dengan pengetikan, tiga orang anak kecil – mungkin pelajar SD – memasuki ruangan sambil tertawa riang. Mereka terus berlalu tanpa mendatangiku. Syukurlah, pikirku. Mereka tidak menanyakan tentang film tapi langsung menghidupkan komputer 5.

Beberapa menit kemudian, aku merasa ada seseorang yang memanggilku. Pastilah itu suara salah satu user. Aku beranjak dan mencari asal suara itu. Pastinya, ia membutuhkan bantuan.

Ternyata, dua orang siswi SMP di komputer 8.

“Ada apa, Dek?” tanyaku seramah mungkin.

“Bang, kalo mau liat film situsnya apa?” tanyanya pelan. Sementara temannya yang lumayan cantik itu tertawa cekikikan, “Film itu loh, Bang!” sambungnya memperjelas pertanyaannya tadi. Aku masih terpaku. Lalu tersadar saat refrain lagu I Don’t Love You terdengar keras lewat spekar.

Aku mengetikkan sesuatu melalui keyboard komputer itu dan mempersilahkan adik-adik manis itu menunggu proses loading. Mereka melirik dan mengangguk-angguk.

“Makasih ya, Bang!” katanya dengan senyum. Aku membalasnya dan beranjak kembali ke mejaku. Aku takkan menunggu bersama mereka hingga tampilan web itu muncul.
Otakku masih terguncang dengan yang terjadi. Lalu, aku berusaha kembali ke kegiatanku. Tapi, rasa penasaran di hati terasa sangat menggelitik. Lalu kulihat melalui komputer di depanku, siapa nama user yang di komputer 8 tadi. Biasanya, pelanggan mengetikkan nama aslinya saat pertama login. Dan, melalui aplikasi billing, nama mereka itu akan muncul di depan layarku. Ini adalah aplikasi yang biasa di warnet-warnet.

Tapi, dia tidak! Siswi SMP itu membuat xhjhhhhhh sebagai nama usernya. Aku segera menutup windows billing tersebut. Tapi, ada sesuatu yang membuatku tergelitik melihat username di komputer 5. Username-nya www.bokep.com.

“Ya, Tuhan…”



Christ


Blog EntryKeluh di Bantalan KumuhMay 3, '08 8:22 AM
for everyone
""MayDay""

Keluh di Bantalan Kumuh

Anakku Sayang...
Tidurlah untuk sejenak bunyi laparmu
mimpi hidangan termanis
sajian Ibu yang masih menunggu

Anakku Sayang...
jika esok engkau tak berseragam
karena terjual lapar sejak semalam
jika engkau juga tak makan
itu racun kebodohanku yang berikan
segelas susu pahit kejam kehidupan

Anakku Sayang...
Bunda kehilangan kata seperti bapakmu
yang telah pergi jam lima pagi tadi
mencari tumpukan kertas bernilai beli
...sendiri
beri mimpi kotak kumuh ini

Anakku Sayang...
Andai saja bangun pagi engkau telah dewasa
Berdasi seperti bos Bunda
teringat akhlak kabur tiba-tiba
...Janganlah

Walau lilitan di perut ibu, juga engkau
mengikat rasa sedih yang luruh
di bantalan kumuh

Ibu yang setahun telah mengeluh
pada mereka, tentang asa
...keruh

Anakku Sayang...
Maaf , jika aku hanyalah seorang buruh

Christ
04.010508.13.17


Blog EntryChelsea ke Final Liga Champion 2007-2008May 1, '08 1:17 AM
for everyone
Chelsea  (3) - (2) Liverpool


Mungkin, di lain waktu saia bisa membaca ini lagi....


Waaahh! Akhirnya emang derby Inggris yang bakalan terjadi di Moscow, 21 Mei nanti. MU yang lolos mengalahkan Barca dengan agregat 1-0 dan Chelsea menaklukkan perlawanan Liverpool dengan agregat 4-3.

Dan, siapa yang menonton laga antara Chelsea dan Liverpool dini hari tadi? Itu benar-benar pertandingan menakjubkan. Hasil yang fantastis buat Chelsea dan pencapaian yang bagus juga buat Liverpool

The Reds berhasil menyarangkan gol di kandang Chelsea dan Gerrard cs. menunjukkan permainan bagus dan cantik. Liverpool bermain ngotot dan tentu saja ingin menang. Begitu juga Chelsea.

Jalannya pertandingan disertai hujan gerimis yang mengakibatkan lapangan menjadi licin. Beberapa pemain kerap terpeleset akibat licinnya lapangan. Dan nilai plus patut diberikan kepada bek kanan Chelsea : Michael Essien. Pemain asal Ghana yang bertenaga kuda ini menjalani 120 menit dengan permainan gemilang. Berulang kali ia merepotkan barisan pertahanan Liverpool. Tak tanggung-tanggung. Essien langsung menusuk ke sisi kiri pertahanan Liverpool. Tendangannya selalu bisa diantisipasi Reina. Dan satu golnya dianulir wasit.

Jika, ada pemain yang tidak memperlihatkan kegembiraannya dini hari tadi, dia adalah Frank Lampard. Frankie masih dalam suasana berduka. Ibunda Lampard baru saja meninggal. Namun, Lampard menunjukkan kematangan jiwanya. Bermain konsisten, memberi umpan-umpan matang, mematahkan serangan yang dibangun Gerrard-Alonso di tengah serta mencetak satu gol melalui titik putih tanpa bisa ditebak Reina, adalah bukti kehebatan gelandang asal Inggris itu. Lampard mengangkat kedua tangannya ke atas begitu menaklukkan Reina. Ia juga mencium ban hitam tanda berkabungnya kepada Ibunda. Sejenak suasana haru terasa di tengah lapangan. Saia, jujur sempat sedih melihat Lampard. Bermain tanpa emosi, Lampard begitu efesien. Kolabroasinya dengan Makelele-Ballack mampu membuat pertahanan Liverpool frustasi karena alur serangan dari tengah, selalu saja berhasil dipatahkan.

3 gol dari Chelsea diciptakan oleh Drogba pada menit 33, 105 dan gol penalty Lampard pada menit 97 sebelumnya. Babak perpanjangan waktu yang menakjubkan buat Chelsea.
Liverpool bermain dengan semangat tinggi. Berulang kali mereka bisa mengirim bola ke sisi kanan gawang Chelsea. Itu karena Essien yang kerap tertinggal di depan karena membantu serangan. Tetapi, Makelele yang berusaha menutup celah itu bermain bagus.

Umpan-umpan crossing dari Liverpool menuju Torres. Namun, Torres baru bisa mencetak gol di menit 64. Berawal dari tusukan Benayoun, Carvalho buru-buru mengejar dan meninggalkan El Nino sendirian. 1 Gol untuk Liverpool.

Pemain pengganti Babel juga mencetak gol melalui tendangan keras dari jarak kira-kira 30 meter. Pter Cecs, sebenarnya mampu menepis bola. Tetapi, kondisinya yang licin akibat air hujan, malah menceploskan si kulit bundar ke dalam gawangnya.

Baik Chelsea maupun Liverpool, sama-sama mempermainkan taktik yang sama. Memanfaatkan Counter-Attack saat mendapat bola. Benitez, memang punya strategi yang jitu. Namun, strategi akan berguna jika melawan strategi juga. Lalu, bagaimana dengan pendapat Sir Alex, Manager MU? Chelsea tidak memainkan strategi. Chelsea bermain dengan kesebelas pemainnya di lapangan. Dan, merekalah yang menentukan semua itu. Betapa Sir Alex seakan-akan meremehkan kehadiran Grant sebagai manager Chelsea pertama yang membawa The Blues ke Final Liga Champion.

Chelsea tak terkalahkan Liverpool di Stamford Bridge. Bahkan tidak bisa mencetak gol. Tetapi, dini hari tadi mereka mempu menyarangkan 2 gol! Pencapaian yang bagus! Chelsea belum pernah mencapai Final LC dan selalu kandas dengan Liverpool. Baik di Liga Lokal, FA Cup juga LC. Dan, hasilnya? Chelsea sudah mempunyai satu tempat di Moscow nanti melawan MU, yang mereka kalahkan minggu lalu di Stamford Bridge (juga).

Piala Liga Champions sudah pasti berlabuh ke Inggris. Tinggal penentuan siapa yang berhak atas gelar bergengsi tersebut. Setan Merah atau si Biru? Apakah Ronaldo yang sumringah? Atau Drogba yang mengakhiri karirnya di Chelsea dengan senyum bangga. Apakah Sir Alex Ferguson yang mengulang sejarah prestasinya? Atau Grant yang bakal mengejutkan EPL, karena di musim pertamanya memberi gelar LC kepada Chelsea?


Bravo Sepak Bola

Blog EntryDi Ruangan UjianApr 24, '08 6:16 AM
for everyone

Di Ruangan Ujian

 

Suasananya hening seperti kuburan tanpa bunyi sedikitpun. Hampir, karena hanya ada dengungan mesin kenderaan sayup-sayup kejauhan. Juga beberapa burung kecil rewel di pucuk bunga kelapa bersemi di mendung pagi ini.

            Di sebuah ruangan yang cukup luas di gedung fakultas MIPA, sepertinya ujian semester sedang berlangsung. Terlihat kerut-merut kening para mahasiswa peserta ujian dalam warna berbeda-beda. Masing-masing tenang seolah-olah nyaman tapi, nyatanya pikiran sedang menggali tumpukan pengetahuan yang selama ini ditimbun. Menumpuk berantakan.

            Dua orang dosen pengawas terlihat berputar-putar di setiap lorong barisan kursi. Seperti mencari-cari ekor kecurangan mahasiswa dan akan membeberkannya kepada dosen penanggung jawab mata kuliah. Mata jalang menyusuri seisi ruangan dan peserta ujian. Memperhatikan gerak-gerik yang mencurigakan.

            Keadaan seperti itu tentu tak menguntungkan Job yang sedang duduk di barisan kedua dari pintu masuk, tepat di kursi kelima dari meja pengawas. Wala ujian dilaksanakan ia sudah merasa tak nyaman dengan posisinya dan menggerutu setengah mati. Job takkan punya kesempatan mengintip contekannya, atau berusaha meminta bala bantuan kepada Andree yang duduk dua kursi darinya. Sebelah kiri. Lorong tempat Pak Brown berdiri. Mereka terlalu jauh untuk melakukan komunikasi darurat. Satu-satunya jalan hanyalah telepati. Tetapi tak mungkin dilakukan karena jelas, mereka tidak punya kemampuan tersebut.

            30 menit berlalu. Itu berarti waktu yang tersisa adalah 60 menit. Kertas jawaban Job masih kosong sekosong otaknya. Ia mulai frustasi sembari melirik kesana-kemari. Maya yang duduk di depannya tak pernah melirik ke belakang sama sekali. Sedangkan Bobby yang dibelakangnya sedari tadi mengetuk kaki kursi Job dengan kakinya sendiri : meminta bantuan.

            Tiada yang bisa diharapkan. Job mulai menyesal karena tidak pernah serius belajar. Bayangan alfabet E terbang di atas kepalanya yang panas. Lalu, ia teringat juga akan kemalasannya yang tidak mau mencatat saat dosen menerangkan di depan kelas. Apalagi membaca buku! Job tak pernah lagi melakukannya sejak kuliah. Lalu diingatnya juga ujian sebelumnya. Tidak ada yang sukses! Semua berakhir dengan jawaban asal-asalan. Seperti menulis cerita!

            “Andree! Kerjakan sendiri!” Itu suara Pak Brown yang berat seperti mengguncang ruangan. Ia menatap Andree yang dari tadi berusaha memberi kode kepada Dimas di sampingnya.

            “Sekali lagi kau menjentikkan jari seperti itu, kertas jawabanmu saya ambil!” ancam Pak Brown dengan tegas yang semakin membuat ketegangan di antara peserta ujian. Andree tertunduk. Ia tertangkap mata Pak Brwon. Job mengangguk tanda mengerti bahwa Andree juga kesulitan menjawab soal Matematika Diskrit itu. Job mengurungkan niat meminta bantuan padanya. Sedangkan yang lain sempat-sempatnya tertawa cekikikan.

            “Husshh! Kerjakan itu!” bentak Pak Brown lantan. Keadaan kembali tenang.

            60 menit sudah! Tinggal setengah jam lagi. Kertas jawaban Job masih kosong.ia meremas-remas rambut gondrongnya sambil tertunduk. Ia sudah kalah. Merasa kehancuran sudah berada di hadapannya. Tersenyum ingin memeluk.

            “Malaikat Penolongku! Datanglah!” desahnya lirih.

            “Di saat begini mengharapkan malaikat? Mungkinkah malaikat tahu tahu menyelesaikan 5 soal super rumit itu? Tidak!” rintihnya. Lalu, ia menegakkan kepala mencoba tegar menghadapi nasibnya hari itu.

            Jantungnya berdegub kencang setelah sesuatu muncul di depan hidungnya secara tiba-tiba. Wajah sangar Pak Brown!

            “Kau mau buka ngopek ya?” tanyanya dingin sambil agak membungkuk. Seluruh peserta ujian langsung melirik ke arah Job. Sebagian lagi menggunakan celah tersebut untuk saling bertukar lembar soal yang bagian belakangnya telah diisi request jawaban dan jawaban pembayarnya. Barter! Sehingga dosen pemeriksa hanya butuh satu lembar jawaban, tapi sudah mengetahui jawaban peserta lain.

            “Ng…ngga, Pak. Sa…saya ngga ngo…ngopek,” kata Job sambil mengendalikan keterkejutannya. Pak Brown bangkit dan berpatroli lagi.

            10 menit lagi! Belum juga ada perubahan signifikan pada lembar jawaban Job kecuali tulisan “Jawaban” serta keterangan lengkap peserta ujian. Job sudah pasrah akan nasibnya. Ia melirik arlojinya. Ia takkan punya cukup waktu menulis seandainya ada yang memberi jawaban soal itu padanya. Jawaban kelima soal itu pasti panjang-panjang, pikirnya.

            Tiba-tiba Maya bangkit dan merapikan lembar jawabannya. Ia melihat ke arah Pak Brown dan Ibu Delima.

            “Sudah siap, Maya?” tanya Ibu Delima ramah.

            “Sudah, Bu!” sahut Maya yakin. Sempat ia melirik Job yang kelihatan suntuk dan frustasi. Ia tersenyum saat pandangan mereka beradu.

            Maya berjalan menuju meja pengawas menyerahkan lembar jawabannya yang sudah terisi penuh. Mau tak mau Pak Brown dan Ibu Delima kembali juga ke meja jaganya. Sedikit celah terbuka! Kertas-kertas beterbangan setinggi bahu dan senyap kembali begitu Pak Brown menebar ancaman. Peserta ujian kembali sibuk.

            “Kau sudah boleh pulang,” ujar Pak Brown.

            “Permisi, Pak, Bu,” balas Maya. Ia kembali ke kursinya mengambil sesuatu yang tertinggal. Saat itulah ia bisa melihat wajah Job dengan bebas dan lebih lama. Job memelas hingga Maya akhirnya iba dan menjatuhkan sesuatu ke lantai. Selembar kertas yang terlipat jatuh tepat di depan ujung sepatu Job. Hal itu luput dari pandangan Pak Brown dan Ibu Delima karena sedang melihat jawaban Maya tadi.

            Akhirnya, Malaikatku! Job menjatuhkan pulpen dan memungutnya kembali beserta kertas tadi. Ia sudah siap menulis dan membuka kertas itu dengan hati-hati

 

            MAKANYA BELAJAR, DONG!!!

            ???

            Hanya itu yang tertulis di kertas putih tersebut. Kedua tanganya terkulai lemah. Job semakin tenggelam di kursinya.

            5 menit lagi!

            “Ngga ada gunanya punya pacar pintar!” rutuknya dalam hati.

 

 

Christ

04.240408.16.54


Blog EntryKentut Apr 18, '08 9:11 AM
for everyone

Kentut

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Kentut mengeluarkan gas methane yang bersifat flammable

 

Kentut mengeluarkan gas methane yang bersifat flammable

Kentut adalah kegiatan dimana mahkluk hidup mengeluarkan gas buangan dari lubang yang berada di bawah belakang (anus), seperti sebuah knalpot kendaraan. Namun gas buangan ini tidak terlalu jelas terlihat, kecuali sedang berada dalam air. Gelembung-gelembung udara akan tampak di belakang orang yang sedang kentut. Kentut, sama seperti bau mulut: hanya bau akibat containernya. Oleh karena itu sering-seringlah gosok gigi agar tidak bau mulut. Namun jangan gosok anus dengan sikat gigi, karena selain jorok, hal itu sangat tidak higenis. Apalagi sikat gigi tersebut dipakai untuk menggosok gigi juga.

Kegiatan ini sangatlah merugikan karena mencemari lingkungan sekitar dengan polusi udara atau suara, namun belum ditemukan cara untuk mencegahnya sampai saat ini.

Teori Kemunculan Kentut

Para ahli kentut atau terkenal dengan istilah "kentutologist" memiliki sejumlah pendapat yang berbeda tentang teori kemunculan kentut. Masing-masing bertahan pada pendapatnya sendiri sambil membuktikan kentutnya melalui laboratorium atau sampel-sampel.

Sebagian terpengaruh dari teori darwin, bahwa kentut merupakan evolusi dari fenomena gunung meletus yang sudah terjadi sejak zaman prasejarah. Kentut ini dulunya suaranya sangat besar suaranya dan gasnya berwarna. Sehingga bisa menimbulkan kekagetan dan kematian. Seperti yang terkenal dalam cerita wayang adalah Semar, yang kentutnya konon bisa mematikan. Seiring dengan kemajuan zaman, kentut bisa berevolusi menjadi tidak berwarna dan suaranya bisa dikendalikan sesuai kebutuhan, meski kadang tetap tidak terkendali.

Namun ada yang terpengaruh oleh teori Gravitasi Newton, bahwa kentut terjadi karena grafitasi bumi pada gas2 yang memiliki masa, m. Jika masanya sudah cukup besar grafitasi bumi akan cukup besar untuk menarik gas2 tersebut, sehingga timbulah kentut. Itulah sebabnya kentut muncul dari lubang bawah, bukan lubang atas. Kata penganut teori Newton ini dengan bangganya.

Tetapi teori ini dibantah oleh para seniman. Yang lebih mengarah pada intuisi dan perasaan. Mereka cenderung kepada pendapat bahwa kentut adalah ekspresi seni musik dari perut. Dan masing-masing orang memiliki aliran suara kentut yang bermacam-macam, ada yang agak jaz, gerap, ada juga yang keroncong. Aliran keroncong, ini terjadi pada orang yang perutnya terlalu keroncongan sehingga gasnya cukup banyak dan cukup untuk mengasilkan nada dasar tertentu.

Aliran-aliran Kentut

Pada dasarnya aliran kentut, menurut kentutologis ada dua saja yaitu:

1. Aliran keras, mungkin terpengaruh oleh musik rok.

Intinya suara kentut terdengar sangat keras dan tanpa tedeng aling-aling. Mereka berpendapat bahwa kentut haruslah disampaikan secara nyata, tidak boleh sembunyi-sembunyi. Namun aliran keras ini terpecah belah menjadi beberapa kelompok yang masing2 ngotot dengan pendapatnya dan merasa paling benar, seperti "aliran keras dan lama", "keras namun sebentar", "keras dan bau", ada juga aliran sempalan lainnya.

2. Aliran sunyi alias diam-diam.

Intinya mereka berpendapat bahwa kentut merupakan masalah "privat" yang merupakan rahasia, sehingga harus dinyatakan dalam kesunyian. ALiran sunyi ini juga tak luput dari perpecahan, yang paling seru adalah antara kelompok "sunyi tapi bau", dan "sunyi tapi lama". Mereka berselisih pendapat, mana yg lebih diutamakan "lamanya" atau "baunya".

Pendapat aliran sunyi ditentang keras oleh aliran keras dengan menganggapnya sebagai "munafik", namun aliran keras juga dianggap terlalu "vulgar" dan kurang "memiliki citra rasa" dalam berkentut. Akhirnya, perdebatan kedua kelompok diakhiri dengan demonstasi dari jagoan kentut dari kedua aliran. Sayangnya, penilaian tidak berlangsung dengan baik akibat semua penonton pingsan, mengakui kehebatan kedua aliran tersebut.....

Kualitas Kentut

Menurut kesepakatan terakhir para kentutologist dalam Konvensi Kentut Sedunia yang diadakan di bawah pohon petai, qualitas kentut dirumuskan dengan:

  Qk  = sinh(Sk) + ln(Bk) + [exp(Kk)]^Jk

Di mana:

Qk = kualitas kentut (DUT)

Sk = suara kentut (dB)

Bk = bau kentut (mol)

Kk = kecepatan kentut (m/s)

Jk = jangkauan kentut (A)

Metode Pengukuran Kentut

Menurut Handbook of Professional Kentut, terbitan Kentut University of America (KUA) disebutkan bahwa metoda pengukuran kentut yang diakui ada 3, di mana masing-masing memiliki efek samping.

1. Metode Endus

Metode ini paling simple tapi juga paling presisi. Caranya adalah dengan mendekatkan hidung ke sumber kentut, dan enduslah jika kentut sudah mencapai titik extrimnya. Efek samping metode ini dikenal dengan efek 3M 1P, yaitu "Mendelik, Mual, Mabok, dan Pingsan".

2. Metode Tangkap

Metode ini kurang presisi namun justru paling populer. Caranya adalah dengan menangkap sampel kentut dengan tangan, kemudian sampel tersebut dibuka di depan hidung sendiri. Efek sampingnya adalah "Nyengir dan Merem-Melek".

3. Metode Hidung tetangga

Ini metode yang kurang populer namun sebenarnya sangat memenuhi standar kesehatan. Caranya sama dengan metode kedua, bedanya adalah hidung yang dipakai adalah hidung orang lain (tetangga). Jika kurang hati-hati bisa menimbulkan efek 2D, "Dimaki dan Didamprat".

Silakan para pemerhati memilih metode yang cocok. Adapun resiko ditanggung sendiri.

Jenis-jenis kentut

  • Kentut "tong kosong nyaring bunyinya"

Kentut ini bunyinya saja kencang, tapi tidak ada baunya.

  • Kentut "silent but deadly"

Kentut ini kebalikan jenis kentut yang di atas; tidak berbunyi, namun baunya tidak karuan menakutkan. Orang yang sudah menjadi pakar dalam jenis kentut ini bahkan dapat menimbulkan bau yang mahadahsyat dan berkekuatan tinggi sehingga seisi gedung dapat mencium baunya.

  • Kentut beraroma

Kentut ini aromanya berbeda dari kentut yang umum, karena sang pelaku baru saja memakan makanan yang baunya khas. Kentut ini juga bisa terjadi jika si pelaku menyemprotkan wewangian di lubang anusnya.

  • Kentut combo

Kentut dalam jumlah banyak yang terjadi secara bertubi-tubi. Biasanya bersuara kencang.

  • Kentut bermelodi

Kentut dengan suara yang bernada. Yang sudah pakar dapat memainkan sebuah lagu.

  • Kentut muncrat

Tidak hanya gas yang keluar dari lubang. Biasanya zat kental atau cairan berwarna coklat kekuningan.

  • Kentut keras

Pelaku harus menggunakan seluruh otot dan tenaga untuk melakukannya.

  • Kentut nggak sengaja

Pelaku sama sekali tidak ada persiapan untuk melakukannya. Sering terjadi saat orang yang bersangkutan dikejutkan oleh orang lain, atau terkejut sendiri.

  • Kentut sambil tertawa

Kentut jenis terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

Metode aktif, di mana pelaku sengaja melakukan kentut sambil tertawa (biasanya terbahak2) untuk menutupi suara yang ditimbulkan.

Metode pasif, di mana si pelaku tanpa sengaja kentut saat dibuat tertawa oleh orang lain.

  • Kentut minimalis

Tidak berbau dan berbunyi. Hanya sekedar melepaskan sedikit gas dari tubuh.

  • Kentut tidak jujur

Orang yang kalau kentut lalu menyalahkan orang lain.

  • Kentut Sejati

org yg abis kentut, dia ngaku.

  • Kentut CS

sebelum kentut, dia teriak "FIRE IN A HOLE !"

  • Kentut Kungfu

sebelum kentut, teriaknya "CIAAAAAAT !"

  • Kentut Sukses

abis kentut, dia bilang "YES !"

  • Kentuters Sakti

Jika kentut....baunya bisa berhari-hari

Dan masih banyak lagi jenis kentut lainnya.

Manfaat Kentut

  • Merelaksasikan tubuh.
  • Meramaikan suasana.
  • Mempermalukan diri sendiri.
  • Mengkambinghitamkan orang lain.
  • Bermain musik (bagi yang pakar).
  • Untuk dijadikan senjata mematikan.
  • Untuk pamer / show-off.
  • Untuk mengecohkan / menarik perhatian orang lain.
  • Jadi wewangian tubuh. Namun belum ada pabrik parfum yang membuat parfum aroma kentut.
  • Megusir serangga yg menggangu
  • Melatih tenaga dalam, bila anda sudah sering melakukan kentut anda dapat mengatur kapan waktu dan timing yang tepat untuk melakukan kentut, hal ini sangat berguna bila anda terhimpit, kepepet, alias tidak ada jalan keluar untuk melarikan diri dari bahaya yg mengancam
  • Melapangkan suasana (orang akan lari bila berbau kentut)
  • Meningkatkan nilai, pas ujian kentut deh, yang menjaga ruang ujian psti beritikat untuk keluar. gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. (pastikan mengkonsumsi jengkol, pete, terasi, ikan asin, singkong untuk meningkatkan validitas).

Pengaruh Psikologis

Kita dapat melihat karakter sesorang dari cara ia kentut. Hubungan Antara Cara Kentut dan Karakter Manusia

Jenis Kentut dan Karakter Manusia

Yang ini dari http://abumie.wordpress.com/2007/06/26/jenis-kentut-dan-karakter-manusia/

Jenis Kentut dan Karakter Manusia

Jenis-jenis Kentut dan karakater manusia dari jenis kentutnya:

1. Kentut Normal Kentut ini mudah didengar di mana-mana, untuk mengeluarkan kentut ini tidak dibutuhkan energi yang besar. Kentut ini biasanya terdengar di saat-saat berkumpul dengan teman-teman untuk menghilangkan rasa bosan bergossip. Keunikan dari kentut ini ialah: Tidak berbau.

2. Kentut Cemas Kentut ini sebenarnya sedikit susah untuk di lacak, karena biasanya disembunyikan alias jangan sampai terdengar oleh orang-orang yang ada di sekitar, dan dibutuhkan keahlian yang cukup tinggi untuk menguasai cara berkentut cemas, anda mungkin pernah melihat seseorang menunggingkan sedikit pantatnya di perpustakaan ataupun di supermarket, di saat-saat itulah kentut cemas di tembakkan tanpa menarik
perhatian orang-orang di sekitarnya.

3. Kentut Batuk Kentut batuk biasanya di pakai untuk menutupi bunyi tembakan pantat, kentut ini pernah di pergunakan oleh dosen saya ketika sedang memberikan kuliah, biasanya dia berjalan ke sudut kelas dan mulai batuk-batuk. Dibutuhkan latihan yang rutin untuk dapat menguasai jenis kentut ini, terutama latihan dalam mengatur waktu untuk mengimbangi panjangnya suara kentut.

4. Kentut Basah Suara kentut ini sedikit berbeda, suaranya tidak keras tapi letupan nya seperti alarm darurat untuk toilet. Bagi yang belum pernah mengalami kentut basah, dibutuhkan keberanian untuk menkonsumsi makanan pedas dan sedikit kotor. Kentut ini sering meninggalkan jejak hangat berwarna kuning di sebelah dalam celana dalam.

5. Kentut Jenaka Kentut ini biasa nya ditembakan untuk mengundang tawa para pendengar nya. Suara kentut ini seperti terompet. Dibutuhkan waktu dan tempat yang tepat untuk menembakan kentut ini.

6. Kentut Terjepit Kentut ini biasanya dimiliki oleh kaum gendut, kentut ini memiliki suara yang sangat khas, suara ini ditimbulkan oleh ketat nya pantat dan dalam nya anus sang peng-kentut-nya, sehingga sering menimbulkan rasa pedih bagi sang peng-kentut-nya.

7. Kentut Merdeka Sebagai salah satu kentut terbaik yang ada, kentut merdeka sering ditembakan oleh peng-kentut-nya disaat dimana dia tidak bisa melepaskan sang kentut. Misalnya di dalam sebuah rapat sidang, sehingga memaksa peng-kentut-nya untuk meninggalkan ruang rapat sesegera mungkin. Disaat ia lari dan berhasil keluar dari ruang rapat tersebut, berdentumlah si kentut merdeka ini, sehingga menimbulkan suara yang cukup mendebarkan bagi orang-orang yang ada disekitarnya. Dibutuhkan kesabaran yang sangat tinggi untuk dapat mengontrol jenis kentut ini.

Karakter Manusia Berdasarkan Kentutnya :

1. Orang Tidak jujur : Orang yang kalau kentut lalu menyalahkan orang lain.
2. Orang Bego : Orang yang menahan kentutnya sampai berjam-jam.
3. Orang Berwawasan luas : Orang yang tahu kapan harus kentut.
4. Orang Sengsara : Orang yang ingin kentut tapi tidak bisa kentut.
5. Orang Misterius : Orang yang kalau kentut, orang lain tidak ada yang tahu.
6. Orang Gugup : Orang yang tiba-tiba menahan kentutnya saat lagi kentut.
7. Orang yang Percaya Diri : Orang yang selalu mengira kalau kentutnya bau harum.
8. Orang Sadis : Orang yang kalau kentut di ranjang terus dikibaskan spreinya ke ranjang orang lain.
9. Orang Pemalu : Orang yangkalau kentut tidak bunyi tapi lalu merasa malu sendiri.
10. Orang yang Strategis : Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan tertawa
terbahak-bahak biar orang lain tidak dengar.
11. Orang Bodoh : Orang yang kalau habis kentut menghirup nafas untuk mengganti kentutnya yang keluar.
12. Orang Pelit : Orang yang kalau kentut di keluarkan dikit-dikit, sampai bunyi “tit-tit-tit”
13. Orang Sombong : Orang yang sering mencium kentutnya sendiri
14. Orang Ramah : Orang yang senang mencium kentutnya orang lain.
15. Orang yang Ga gaul : Orang yang kalau kentut sembunyi.
16. Orang Akuatik : Orang kalau kentut di dalam air sampai bunyi “blekuthuk- blekuthuk”
17. Orang Atletis : Orang kalau kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam.
18. Orang Jujur : Orang yang mengaku kalau habis kentut
19. Orang Pinter : Orang yang bisa menandai bau kentutnya orang lain.
20. Orang Sial : Orang yang kalau kentut keikutan ampasnya.

 


Blog EntryArti CiumanApr 14, '08 12:11 PM
for everyone
Ini saia dapat dari bulletin di FS oleh seseorang yang namanya Lisbeth

 Mahasiswa Fisika:
 Ciuman adalah gaya tarik menarik
 antara dua mulut dengan jarak antara
 satu titik dengan titik yang lain nol.

 Mahasiswa Kimia:
 Ciuman adalah reaksi akibat interaksi
 dari senyawa yang dikeluarkan oleh
 dua hati.

 Mahasiswa Mikrobiologi:
 Ciuman adalah pertukaran bakteri
 uniseksual di dalam air liur.

 Mahasiswa Biologi:
 Ciuman adalah menyatunya dua otot
 orbicularis oris dalam keadaan
 kontraksi.

 Mahasiswa Ekonomi:
 Ciuman adalah sesuatu di mana
 permintaan lebih besar drpd penawaran.

 Mahasiswa Statistik:
 Ciuman adalah kejadian yang
 peluangnya
 bisa sangat tergantung dari angka
 statistik berikut: 36-24-36.

 Mahasiswa Teknik:
 Ciuman? Apa itu..?
 
 
 

Blog EntryHasil AkhirApr 10, '08 12:26 PM
for everyone

Hasil Akhir

Sebuah cerpen oleh Christ

 

Pagi hari yang bersahabat dengan senyuman paling ramah kepada penghuni bumi. Saat itu mentari bersinar cerah dan berhasil menerobos kawanan awan yang berubah merah jingga. Hingga salah satu pancaran sinarnya jatuh ke sebuah wajah gembira di jalanan.

Pinggiran kota. Pemuda yang jelas adalah seorang siswa SMU dengan seragam khas putih abu-abu menempel bersih dan makin bercahaya itu. Sang pemuda berjalan dengan langkah ringan dan terlihat senang. Senyum di bibirnya makin menunjukkan kesiapannya menemui dunia di pagi hari. Siswa itu membawa sebuah tas pinggang berwarna biru pekat yang tergantung di bahu kiri dan menyilang di badannya. Dia tidak memegang apa-apa. Namun, sepertinya sebuah asa dan cita-cita akan sesuatu di ruang kelasnya pagi ini.

“Udah siap?” tanya seseorang siswi begitu ia tiba di ruang kelas yang sudah dipenuhi pelajar lainnya. Pemuda itu tersenyum menanggapi. Ia sudah mempelajari apa yang dia yakini bakal dikeluarkan lewat kertas soal ulangan harian Matematika pagi ini. Temannya itu mengangguk yakin.

“Kalo gitu, kasih tahu aku ya, Gun!” pintanya dengan senyum nakal.

Ulangan Matematika sedang berlangsung. Seorang guru dengan kacamata tebal sedang berjalan-jalan memperhatikan para siswanya dalam menjawab soal-soal yang ia berikan. Kertas serupa terhampar di setiap meja dan hanya terisi separuh. Akan tetapi, jawaban yang ia minta itu malah membuat para siswanya berkali-kali menggaruk-garuk kepala. Bapak Guru itu terkesan galak dan tidak ada senyum hangat yang dia berikan demi menenangkan hati siswanya. Dan, memang soal-soal itu demikian sulitnya. Juga buat “pemuda yakin” tadi.

 

 

“Aku harus pergi. Kita ketemu di rumah Aldi buat belajar kelompok yah! Entar malem aku datang kira-kira jam 8. Bye,” pemuda itu segera berlalu tanpa menunggu tanggapan keempat temannya yang sedang duduk berunding tentang belajar kelompok malam ini. Pemuda itu berlalu, agak berlari sambil memegangi tasnya agar tidak berguncang.

“Kenapa sih dia? Buru-buru amat!” komentar Wandi melihat tingkah Gunawan yang seperti itu.

“Paling latihan sepak bola sore ini. Dia pasti ngga mau terlambat. Kemarin dia bilang, ada pertandingan penting nanti. Udah ah, aku balik dulu. Laper!” Boni menanggapi dan berlalu pergi menuju pintu gerbang sekolah.

 

 

“Wan!!! Jaga ketat striker mereka itu! Dia itu licin!” teriak pemuda tadi yang sekarang berkostum seorang kiper sepak bola. Ia berdiri di bawah mistar gawang dengan kostum lengkap. Di punggungnya terdapat angka 1 dan namanya. Ia tampak kesulitan memberi perintah kepada rekan se-timnya untuk mengawal para penyerang tim lawan.

Tim lawan membangun serangan dari sayap. seorang pemain sayap berlari sambil menggiring bola dengan cepat menyusuri pinggir lapangan. Salah seorang rekan Gunawan - pemuda tadi – mencoba menghadang. Tetapi, ia kalah cepat. Hingga pemain sayap itu melepas umpan yang diterima rekannya yang telah berdiri di depan gawang tanpa off-side.       

“Hadang, Wan!!! Hadang!!!” perintah Gunawan. Namun terlambat. Penyerang itu melepas tendangan keras mengarah ke pojok kanan gawang. Gunawan mencoba menepis dengan melompat. Tetapi, ia tak mampu menjangkau bola itu. Gol!!!

Tim Gunawan pulang dengan kekalahan 4-3!

 

 

Gunawan, sang pemuda dengan senyum cerah itu terlihat berlari kecil sambil berusaha melewati para penjual buah-buahan di pinggir jalan. Mungkin, ia menggerutu karena trotoar yang seharusnya digunakan penjalan kaki malah disalahgunakan pedagang kaki lima untuk menyambung hidup. Padahal, sudah beberapa kali ditertibkan aparat.

Gunawan mengenakan pakaian yang rapi dengan kaos abu-abu serta celana jeans yang membuat ia bergerak leluasa. Ia menggenggam sebuah kotak kecil berwarna merah. Demikian eratnya agar tidak terjatuh. Hari ini ia akan menemui pacarnya yang sedang menunggu di sebuah kafe. Ini hari ulang tahun sang pujaan hati. Dan Gunawan ingin segera sampai di tempat itu karena ia sudah terlambat 30 menit dari waktu yang dijanjikannya.

 

 

“Kenapa baru datang sekarang?” seorang gadis protes dengan suara keras sehingga mengundang perhatian beberapa pengunjung kafe senja itu.

“Maaf, Cinta. Aku tadi ada pertadingan. Ada perpanjangan waktu. Jadi, agak terlambat. Sorry yah,” Gunawan memberikan penjelasan sesungguhnya. Nafasnya terengah-engah dan belum sempat duduk. Pacarnya langsung menyerangnya dengan pertanyaan-pertanyaan karena kesal menunggu terlalu lama. Sekitar 40 menit!

“Huh! Selalu saja itu alasanmu! Kalau ngga pertandingan, ya belajar kelompok,” katanya dengan kesal.

“Aku gantikan jadwal belajar kelompok jadi malam ini jam delapan. Kita masih punya waktu sekitar 2 jam untuk makan, Cinta,” sahut Gunawan.

“Ya udah. Aku maapin.”

“Gitu dong! Nah, aku bawain ini buatmu. Happy Birthday!” Gunawan menyerahkan kotak merah itu kepada pacarnya. Sang pacar menerimanya dengan hati senang dan segera membukanya. Pelan kotak itu terbuka dan Cinta mengintip ke dalamnya, mempertanyakan isinya sendiri dalam hati.

Namun, ia kecewa. Itu jelas terlihat dari raut wajahnya yang masam. Tatapannya jadi lesu dan tak bersinar. Bingung dan diambilnya sesuatu dari dalam kotak merah itu dengan menjumputnya. Sebuah bunga mungkin, berwarna putih kusam agak kekuning-kuningan. Sekuntum bunga tanpa tangkai yang sudah layu tapi masih berbentuk.

“Apa ini?” tanyanya heran.

“Itu aku dapat dari perjalananku ke Gunung. Itu bunga Edelweis. Bunga abadi yang dilarang dipetik. Tapi, aku mau…”

“Untuk apa?” potong pacarnya dengan nada tak penting itu.

“Aku mau nunjukin sama kamu kalau cintaku itu seperti…”

“Ah, ga penting. Bunga apa kayak begini. Ga berwarna lagi. Mau ditaruh dimana?” tanyanya kesal.

“Cinta…” Gunawan mencoba memberikan pengertian.

“Ah, percuma! Ngga asyik. Aku mau pulang aja ah!”

“Cinta, tunggu dulu. Aku belum selesai. Kita belum makan pun!”

“Aku ngga laper lagi. Makasih.” Cinta berlalu dan meninggalkan bunga itu di atas meja dengan kotaknya.

“Cinta!”

Tapi gadis itu tetap berlalu dan meninggalkan Gunawan dengan penjelasan yang tergantung. Raut kesedihan terbit kesekian kali di wajahnya. Ia tertunduk duduk di kursi. Menggenggam bunga abadi seperti cintanya itu. Seharusnya!

 

 

“Gun, sini! Papa mau ngomong!” terdengar suara berat dari dalam ruangan tengah yang ditujukan kepada Gunawan yang sedang duduk santai di kamarnya. Mendengarkan musik sambil membaca buku Sejarah. Ia beranjak keluar kamar dan menemui ayahnya yang sedang duduk di sofa.

Ada apa, Pah?” tanya Gunawan begitu ia duduk di sofa yang lain.

“Gimana sih nilai-nilai ulanganmu itu? Nampaknya prestasimu menurun. Kau udah malas belajar?” tanya ayahnya.

“Ngga kok,” sahut Gunawan seadanya.

“Lalu, kenapa ulangan nilai Matematikamu cuma dapat 60! Mau jadi apa kau?” tiba-tiba ayahnya membentak.

“Loh! Papa kok jadi marah-marah begitu? Kalau emang cuma dapat 60 mau dibuat gimana? Paling-paling ulangan berikutnya akan saya tingkatkan!” Gunawan mulai berang akan kritik ayahnya itu.

“Kamu itu ya! Makanya, belajar yang rajin! Kalau nilaimu seburuk ini, mau jadi apa nanti?”

“Ah, Papa cuma tahu menuntut. Papa cuma tahu dari hasil akhir. Papa ngga pernah mikirin gimana perjuangan buat ngejawab soal-soal itu. Memang Papa pintar. Tapi, aku kan ngga sepintar Papa! Lalu, apa aku salah kalau ngga bisa kayak Papa?” Gunawan terlihat emosional. Bahunya bergetar.

“Papa sama saja sama pelatihku! Papa sama saja sama Cinta! Kalian ngga mikirin gimana beratnya mempertahankan sesuatu. Padahal, aku udah berusaha menjaga gawangku. Mengatur agar pertandingan bisa kami menangkan. Tapi, mereka ngga tahu gimana tekanannya. Cinta juga gitu! Dia ngga sadar! Ngga ngerti gimana aku berusaha ngambil hadiah itu untuk dia. Dia juga ngga berusaha buat menghargai apa yang kulakukan buatnya. Papa juga! Papa seharusnya bisa ngerti gimana beratnya perjuangan buat jawab soal itu. Aku musti belajar tiap malam. Sampai ikut belajar kelompok. Aku udah yakin sama apa yang aku pelajari. Tapi, kalau nyatanya aku cuma bisa dapat nilai 60, itu kan bukan salahku! Aku udah berusaha, Pa! Aku jalanin prosesnya dengan kemampuanku. Kenapa yang kalian nilai cuma hasil akhir?!”

 

 

Christ

04.100408.23.15

 

 


Blog EntryKecewa Atas Kebijakan TelkomselApr 9, '08 6:11 PM
for everyone

Kecewa Atas Kebijakan Telkomsel

 

Saia adalah pengguna layanan telkomsel dengan simpati PeDe-nya. Seperti yang kita ketahui bahwa beberapa waktu yang lalu telkomsel melalui simpati mengeluarkan layanan nelpon murah dengan tarif per detik ke sesama telkomsel. PeDe, gitu singkatannya. Tentu saja layanan ini membuat saia senang dan segera melakukan aktivasi tarif melalui handphone saia.

            Tak tanggung-tanggung, lalu saia mengusulkan bapak di rumah agar mengaktifkan layanan PeDe ini karena kami memang menggunakan Simpati sejak lama.

            Sisi ekonomisnya, layanan tarif per detik ini membuat pelanggan telkomsel bersorak karena menelpon ngga mahal lagi. Sekedar pemberitahuan bahwa, tarif Rp 0,5 per detik yang diusung Simpati akan berlaku setelah menit pertama. Pada menit pertama diberlakukan tarif Rp 25 per detik. Jadi, satu menit awal pengguna Simpati PeDe akan menghabiskan pulsa Rp 1.500 rupiah (60*25) dan setelahnya baru berlaku 0,5 per detik. Jika satu jam nelpon ke sesama operator biayanya hanya Rp 3.270,-. Tarif ini masih berlaku sampai 31 Maret 2008.

            Sekarang? Setelah tanggal di atas, Telkomsel menerapkan sistem baru walaupun dengan tarif tetap 0,5 per detik. Sistemnya begini! Tarif 25 per detik akan tetap berlaku di menit pertama ke sesama telkomsel. Setelah itu tarif 0,5 per detik juga berlaku tetapi, itu untuk kelipatan 5 menit. Gimana yah? Jadi, untuk menelpon selama 5 menit maka, jumlah pulsa yang dibutuhkan adalah

Menit 1 = 1500

Menit 2 = 0,5 * 30

Menit 3 = 0,5 * 30

Sampai menit ke 5.

Jadi, menelpon selama 5 menit membutuhkan pulsa 1.620. Setelah itu, maka tarifnya dimulai lagi dari awal. Atau dengan kata lain tarif itu berulang untuk periode kelipatan yang sama. Nah loh?        

Nah, gimana kalo sejam atau 60 menit? Jadi, ada 12 kali periode kelipatan 5 itu berulang. Jadi, biaya pulsanya melonjak menjadi Rp 19.440. Nilai ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan tarif sebelumnya. Saia kena sistem ini saat menelpon calon gebetan (ciieee :p) dan bunyi “tut” mengakhiri pembicaraan kami yang baru berjalan 20 menit.

            Saia kecewa dengan Telkomsel. Teringat akan layanan yang buruk saat tarif 0,5 per detik awalnya, karena sering ga masuk atau “berada di luar jangkauan” yang paling parah network busy ituh. Tapi, ada saat-saat jaringannya bagus dan jernih. Sekarang dengan pemberlakuan sistem 5 menit ini membuat saia enggan menelpon. Katanya kualitas jaringannya membaik. Tapi, saia belum mendapatkannya karena baru sadar kemarin.

            Telkomsel memberikan sedikit kompensasi dengan layanan sms murah ke sesama telkomsel dengan biaya Rp 100 sekali sms dan Rp 150 ke operator lain. Entahlah layanan ini mengobati kekecewaan saia. Mungkin, saia yang kurang mengikuti perkembangan perang tarif ini karena begitu sadar, saia langsung browsing dan mencari-cari kebenarannya. Dan memang itu sudah berlaku sejak 1 April 2008 kemarin. Kecewa saia.

            Dengan pemberlakuan tarif baru telkomsel ini makin membuat saia yakin bahwa Negara saia adalah negara yang paling mahal tarif teleponnya. Saia kecewa padamu, Telkomsel.

            Informasi tarif Telkomsel ini bisa di lihat disini.

 

 

Salam,

 

Pelangganmu


Blog EntryAyo Nyanyi !!!Apr 8, '08 12:25 PM
for everyone
bacaan awal dari sini
saia mau nyanyi dolo


'Indonesia Raya'



(Cipt: WR Soepratman)


Stanza 1:

Indonesia Tanah Airkoe
Tanah Toempah Darahkoe
Disanalah Akoe Berdiri
Djadi Pandoe Iboekoe

Indonesia Kebangsaankoe
Bangsa Dan Tanah Airkoe
Marilah Kita Berseroe
Indonesia Bersatoe

Hidoeplah Tanahkoe
Hidoeplah Negrikoe
Bangsakoe Ra'jatkoe Sem'wanja

Bangoenlah Djiwanja
Bangoenlah Badannja
Oentoek Indonesia Raja

Reff:
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Hidoeplah Indonesia Raja

(Diulang dua kali)


Stanza 2:

Indonesia Tanah Jang Moelia
Tanah Kita Jang Kaja
Disanalah Akoe Berdiri
Oentoek Slama-Lamanja

Indonesia Tanah Poesaka
P'saka Kita Semoenja
Marilah Kita Mendo'a
Indonesia Bahagia

Soeboerlah Tanahnja
Soeboerlah Djiwanja
Bangsanja Ra'jatnja Sem'wanja

Sadarlah Hatinja
Sadarlah Boedinja
Oentoek Indonesia Raja

Reff:
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Hidoeplah Indonesia Raja

(Diulang dua kali)


Stanza 3:

Indonesia Tanah Jang Seotji
Tanah Kita Jang Sakti
Disanalah Akoe Berdiri
'Njaga Iboe Sedjati

Indonesia Tanah Berseri
Tanah Jang Akoe Sajangi
Marilah Kita Berdjandji
Indonesia Abadi

S'lamatlah Ra'jatnja
S'lamatlah Poetranja
Poelaoenja Laoetnja Sem'wanja

Madjoelah Negrinja
Madjoelah Pandoenja
Oentoek Indonesia Raja

Reff:
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Hidoeplah Indonesia Raja

(Diulang dua kali)

Blog EntryHahahaha Apr 8, '08 10:59 AM
for everyone
Judul di atas bisa disebut tawa kemenangan atas pemblokiran beberapa situs oleh kebijakan pemerintah. Nah, Lo? Kemenangan apa maksudnya?
Hehehe,

Temen-temen atau contact saia termasuk Mas Andung, Om Fer, Om Otto, Om Dokter dll telah memposting "jalan lain ke Roma" atas pemblokiran multiply oleh pemerintah. Saia merasa cukup mendapat pencerahan atas jalan belakang ituh. Jadi, dengan begitu kita yang masing-masing menggunakan multiply untuk keperluan blogging, masih bisa bernafas lega sementara pemerintah dengan bangga juga tersenyum atas jalan yang mereka tempuh. Hehehe
Teman-teman memposting cara lain masuk ke account kita di multiply dengan bantuan proxy. Sebenarnya, saia sih ga ngerti-ngerti amat dengan proxy ituh. Maklum, saia agak lemot siy...
Setelah saia coba ada beberapa link situs yang diposting temen-temen, saia merasa ada kekurangan. Itu mah jelas! Karena yang bersangkutan juga udah memberitahu kalau penggunaan jalan belakang itu tentu saja tak sebagus dari jalan depan. Mungkin ada lobang di jalannya, sampah-sampah berserakan di sepanjang jalan, atau buntu malah.
Nah, saia melihat bahwa viewing history ga bisa dilihat dengan situs-situs itu. Juga aplikasi flash. Tapi, itu sudah lebih baik daripada cukup kan?
Saia sekarang malah bisa membuka multiply seperti membukanya sebelum dan sesudah pemblokiran. Nah, semua tampilannya sama. Tanpa iklan-iklan tambahan yang bisa kita lihat saat menggunakan list situs-situs bantuan ituh. Saia juga ngga tahu banget kalau ini bakla berhasil di multiply temen-temen. Saia juga mengetahuinya dari teman yang seorang hacker. Dan, inilah dia!

http://cybersyndrome.net

Itu nama situs yang saia kunjungi dan mencari top proxy yang paling cepat aksesnya. Berbeda dengan situs-situs yg lain, ntah kalo ada yg sama juga, saia menggunakan proxy manual itu serta portnya. Saia ambil proxy yang paling kencang dan menggunakan di browser. Kebetulan saia pakai mozilla.

Caranya
Buka situs http://cybersyndrome.net
Klik proxyranking dan dapatkan proxy di sana! Tepatnya di sebelah pojok kiri bawah!
Akan ada 10 yang terbaik disituh
Silahkan copy dan klik tab Tools pada menu bar mozilla
pilih option,
Muncul window option
klik pada tab advanced, lalu dilanjutkan sama settings
Akan muncul window connection settings
Lalu check pada radio button manual proxy configuration.
Paste proxy yang di cybersyndrome yang tadi di field http proxy
dan isikan portnya sesuai dengan port yang tertera setelah kode proxy tersebut.
Misal!

Proxy yang kita pilih adalah :

212.175.133.27:8080

proxy yaitu 212.175.133.27

dan portnyah yaitu 8080

Isikan dan klik ok

buka multiply.com

Saia coba lebih dari 2 proxy. Yang pertama ga bisa. Tapi, yang kedua berhasil!
Senang deh....

Kalo temen-temen mau coba silahkan! Saia ngga tahu gimana akibatnya sama sesama pengguna proxy ituh. Tapi, ini berhasil kok... tampil seperti membuka multiply itu semula

Salam






Blog EntryKESALApr 8, '08 3:44 AM
for everyone
Mungkin ini hanya umpatan atas tindakan pemerintah memblokir multiply di Indonesia sehingga pengguna seperti saia kelabakan karena ga bisa ngempi. Apa-apaan ini?

Perang terhadap Fitna dan konten-kontennya malah membuat pengguna multiply seperti saia merasa diambil hak-haknya. Bukankah ngeblog adalah hak manusia juga? Mengeluarkan opini dan pendapat itu adalah HAM.

Saia merasa pemerintah sudah keterlaluan dan tidak realisitis dengan tindakan pemblokiran ini. Tak tanggung-tanggung, multiply, myspace, youtube dan metacafe diblokir. Cuma pemerintah tetap memperhitungkan akibat kalau blogspot juga ikut diblokir.

Terpaksa hari ini saia ol di multiply dengan bantuan proxy. Kapan ini berhenti? Apakah untuk selamanya? Lalu, bagaimana nasib account-account para pengguna multiply dari Indonesia?

Kesal Sangat Dirikuh

Blog EntryRazia Apr 7, '08 12:57 PM
for everyone

RAZIA

sebuah cerpen oleh Christ

 

Kenderaan beroda dua itu melaju lumayan cepat di atas jalanan hitam yang mulus dan tampak sedikit basah karena gerimis beberapa menit yang lalu. Pengendaranya mengenakan kaos coklat agak kemerah-merahan dengan gaya seorang pembalap tanpa helm. Ia bersama temannya yang lebih tinggi sedang duduk berpegangan pada bahu si supir tanpa rasa takut akan kecepatan tinggi itu. Tepat di belakang mereka sebuah sepeda motor lainnya juga ditunggangi oleh dua orang sebaya, memacu kuda mesin itu agar jarak mereka tidak terlalu jauh.

            Pria tak berhelm di atas motor paling depan terlihat asyik berbincang-bincang dengan teman yang diboncengnya itu. Walau apa inti dari pembicaraan mereka tidak jelas terdengar.

            Jalanan agak menanjak. Ya, karena itu adalah jalan lintas dari Pancur Batu menuju Brastagi. Itu sama saja dengan mendaki. Akan tetapi, jalanan yang bagus dan mulus malah membuat pendakian jadi arena balap bagi keempat anak muda tersebut.

            Motor berwarna biru yang di belakang melesat mendahului motor hitam yang di depannya. Tentu saja itu tak bertahan lama. Supir motor hitam mendahului lagi. Terlihat perbedaan kecepatan yang kentara antara dua mesin itu. Hitam jauh lebih cepat dibandingkan Si Biru. Dan, warna hijau apa itu?

            Motor hitam terlihat melambat dan akhirnya berhenti di pinggir jalan saat akan tiba di Penatapan. Seorang polisi lalu lintas menghentikannya dan ia terpaksa menurut. Sementara seorang polisi lainnya berdiri di badan jalan sambil mengangkat tangan hendak memerintah agar Si Biru berhenti juga mengikuti jejak temannya yang tertangkap.

            Tapi, sang supir tidak mau dan memacu kenderaannya hendak menabrak polisi muda itu. Dengan cepat si penegak hukum menghindar dan selamatlah ia dari bencana. Dua orang di atas Si Biru kabur terus menuju Penatapan. Polisi itu tak mengejar, padahal kuda putihnya sedang ingin berlari.

            Polisi itu mendatangani rekannya yang sedang beruntung. Pak polisi muda itu menyuruh si sopir menunjukkan surat-surat kenderaannya. Sang sopir memberikan apa yang diminta pengatur lalu lintas itu dengan sigap. SIM dan STNK lengkap. Lalu, mereka terlibat pembicaraan yang agak jauh dari kawanan monyet di atas pepohonan di pinggir jalan. Teman si sopir yang sedang memasukkan kedua tangannya di saku celana merasa kesal karena mereka terpaksa diberhentikan polisi padahal mereka punya kegiatan menyenangkan di Penatapan sana. Razia apa ini?

            Terlihat Si Supir Muda memberikan penjelasan kepada Pak Polisi dengan kerja keras. Sampai-sampai ia menghentak-hentakkan kedua tangannya. Tampaknya masalah mereka adalah tentang “helm” atau pelindung kepala pengendara kenderaan bermotor.

            Hari beranjak makin condong ke Barat. Sementara dari kejauhan terlihat dua orang pemuda yang baru saja memarkirkan kenderaannya di sebuah warung. Mereka berjalan pelan seperti ingin mengintai sesuatu. Lalu, keduanya duduk di warung tersebut sambil memesan minuman panas dan jagung rebus. Daerah itu memang dingin dan akan sangat dingin jika hujan turun lagi setelah tadi sukses membuat penghuni alam mengigil. Juga burung-burung di udara dan kawanan kera.

            Kedua pelanggar hukum lalu lintas itu sedang berunding agak jauh dari kedua polisi muda itu. Lalu, terlihat Si Supir yang berbaju coklat agak kemerah-merahan itu menelpon lalu diberikannya ponselnya itu kepada polisi yang mencegatnya tadi. Sebentar bicara, Si Polisi mengangguk dan ia menyerahkan surat-surat tadi kepada pemiliknya. Dan, kedua anak muda itu kembali melaju di jalanan dengan agak pelan serta tampang menang.

            Mereka melaju menuju tempat yang lebih tinggi dan akhirnya bertemu dengan kedua temannya lagi yang lewat dari razia polisi. Dan terlihat tawa kemenangan dari mata mereka. Kini sudah lebih dekat dengan pendengaran monyet-monyet di atas dahan.

            “Anak buah Tulangku rupanya Polisi Cari Duit itu!” terdengar sorak sombongnya.

….

Kedua polisi tadi melintas dengan cuek di Penatapan. Kembali ke pos.

 

 

Christ

01.070408.23.48


Blog EntryTerlalu BanyakApr 2, '08 12:51 PM
for everyone
Terlalu Banyak

Apa karena selalu itu?
hingga rasa terpendam di hati sudah tak terasa lagi
atau karena terlalu lama, Sayang?
sampai bening sinar matamu tak lagi kurasakan

Mungkin hilang...
saat tiada angin tenang seperti tahun-tahun lalu
walau selalu saja ada kerikil tajam
di depan langkahmu
saat aku terlarut dalam

Ingin kusampaikan pilu
atau rasa sakit ini

Namun mungkin kehadiranku belum cukup
hingga rindu terlalu banyak
atau karena memang terlalu banyak
rindu tercipta tanpa imbuhanku di belakangnya


Christ
023.020408.23.10

Blog EntryAyat-Ayat CintaApr 1, '08 3:55 AM
for everyone
Ayat-Ayat Cinta

Pasal 1

   1. Cinta itu buta
   2. Cinta itu picek
   3. Cinta itu lemah lembut
   4. Cinta itu murah hati
   5. Cinta itu tidak murah biaya
   6. Cinta itu aneh (Tapi masih lebih aneh Tukul Arwana)
   7. Cinta itu suci
   8. Cinta itu cuci (Yang berarti jika seseorang mencintai kita ia mau mencucikan baju dalam kita)
   9. Cinta itu berkarat
  10. Cinta itu anugerah
  11. Cinta itu bikin anu-gerah
  12. Cinta itu bagaikan ganja
  13. Cinta itu....ya cinta

Pasal 2

   1. Cinta itu tidak pandang bulu ketiak
   2. Cinta itu tidak pandang bulu dada
   3. Cinta itu pandang bulu alat kelamin
   4. Cinta itu tidak pandang usia
   5. Cinta itu tidak pandang muka
   6. Cinta itu tidak pandang jenis kelamin
   7. Cinta itu tidak pandang alat kelamin
   8. Cinta itu memandang kekayaan

Pasal 3

   1. Cinta itu membuat gila
   2. Cinta itu membuat stress
   3. Cinta itu membuat hilang ingatan
   4. Cinta itu menyebabkan panu
   5. Cinta itu menyebabkan kadas
   6. Cinta itu menyebabkan kurap
   7. Cinta itu menyebabkan kutu air
   8. Cinta ini kadang-kadang tak ada logika
   9. Cinta bisa menyebabkan impotensi, kanker paru-paru, gangguan kehamilan dan janin
  10. Jika cinta berlanjut hubungi dokter

Pasal 4

   1. Cinta Laura
   2. Cinta Monyet

sumber : tolololpedia

Blog EntryAirApr 1, '08 3:39 AM
for everyone
Air


Air adalah sebuah senyawa yang terdiri dari 3 unsur yakni 2 unsur H dan 1 unsur O, sehingga jika ditulis secara kimiawi namanya adalah H4y239O89.

H adalah unsur Hambar. Akibat adanya unsur inilah air terasa hambar. Sementara unsur O hanya tambahan biar namanya terdengar bagus saja.
Kegunaan Air

    * Minum
    * Makan
    * Mandi
    * Siram tanaman
    * Siram kloset

Air Dalam Seni

Diobok obok airnya diobok obok

Ada ikannya kecil kecil pada mabok

Disemprot semprot airnya disemprot semprot

Kena mukaku aku jadi mandi lagi

Dingin dingin dimandiin

Nanti masuk angin


Ada air hujan, rasanya tawar

Ada air laut, rasanya asin

Ada air susu, rasanya mantaph

Susu untuk main main main main main


Air ada banyak

Ada air seni

Ada air muncrat

Ada air love you....

Ada air ciprat

Ada m air...



Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.


Blog EntryMouse KomputerMar 30, '08 3:15 PM
for everyone

Mouse Komputer

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Mouse komputer yang biasa-biasa saja.

Mouse komputer adalah suatu benda yang dicolokkan ke dalam lubang di belakang komputer Anda dan digunakan sebagai penunjuk dan peng-klik dalam menggunakan komputer. Dalam