Blog EntryKeluh di Bantalan KumuhMay 3, '08 8:22 AM
for everyone
""MayDay""

Keluh di Bantalan Kumuh

Anakku Sayang...
Tidurlah untuk sejenak bunyi laparmu
mimpi hidangan termanis
sajian Ibu yang masih menunggu

Anakku Sayang...
jika esok engkau tak berseragam
karena terjual lapar sejak semalam
jika engkau juga tak makan
itu racun kebodohanku yang berikan
segelas susu pahit kejam kehidupan

Anakku Sayang...
Bunda kehilangan kata seperti bapakmu
yang telah pergi jam lima pagi tadi
mencari tumpukan kertas bernilai beli
...sendiri
beri mimpi kotak kumuh ini

Anakku Sayang...
Andai saja bangun pagi engkau telah dewasa
Berdasi seperti bos Bunda
teringat akhlak kabur tiba-tiba
...Janganlah

Walau lilitan di perut ibu, juga engkau
mengikat rasa sedih yang luruh
di bantalan kumuh

Ibu yang setahun telah mengeluh
pada mereka, tentang asa
...keruh

Anakku Sayang...
Maaf , jika aku hanyalah seorang buruh

Christ
04.010508.13.17


wardincute wrote on May 3
Woooowww...Great poem. Saya suka banget!Baguss...mengingatkan kita bahwa hidup adalah iman.
oier wrote on May 3
touching abis degh...
othersides wrote on May 4
Woooowww...Great poem. Saya suka banget!Baguss...mengingatkan kita bahwa hidup adalah iman.
semuanya punya satu titik ^_^
othersides wrote on May 4
oier said
touching abis degh...
thanks, mba' cinta
3rdevolution wrote on May 6
sangat menyentuh.
othersides wrote on May 6
sangat menyentuh.
maaf, kalo sekirana saia salah sentuh

hehehe
annilasyiva wrote on May 14
mengharukan :(
Tapibagus :)
othersides wrote on May 14
mengharukan :(
Tapibagus :)
makasiy komentna
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.